DESAKAN PENTINGNYA MEMBANGUN WADAH TUNGGAL ORGANISASI ADVOKAT INDONESIA DEMI MARWAH DAN MARTABAT ADVOKAT INDONESIA

0
51

Jakarta, 28 Juli 2017

Kepada yth
Bapak/ibu Advokat :
1. Teguh Samudera
2. Otto Hasibuan
3. Luhut Pangaribuan
4. Hasanuddin Nasution
5. Juniver Girsang
6. Fauzie Yusuf Hasibuan
7. Frans Hendra Winata
8. Tjojoe Sandjaya Hernanto
9. Aprillia Soepaliyanto
10. Egi Sudjana
11. Indra Sahnun Lubis
Dan Rekan Advokat se- Indonesia

Dengan Hormat,
Bahwa seiring perkembangan waktu dan peristiwa-peristiwa yang terjadi terhadap Advokat yang berujung pada wibawa Advokat Indonesia maka kami dari Advokat Indonesia kiranya bapak/ibu dapat membangun dan memprakarsai persatuan Advokat tanpa membedakan Sara.

Proyek Simpang susun Semanggi telah diresmikan artinya kita telah ditinggalkan oleh Kemajuan pembangunan. Tetapi sampai hari ini organisasi advokat masih terpecah belah dan belum menyatu dan kita sudah Tertinggal jauh dari dinamika kemajuan negara dan bangsa.

Perpecahan organisasi advokat Indonesia menimbulkan prahara yang mendalam sesama advokat Indonesia berdampak pada martabat dan Wibawa seorang advokat Indonesia sesama advokat saling mempermalukan dan saling menjegal yang disaksikan oleh publik dan lembaga-lembaga penegak hukum lainnya kami yang di lapangan sering merasakan rasa malu tersebut.

Berangkat dari sana kami advokat Indonesia menyerukan kepada para senior dan pimpinan organisasi advokat Indonesia untuk menghentikan segala pertikaian permusuhan maupun perbedaan-perbedaan yang merugikan advokat Indonesia dan saatnya Kami memohon kepada bapak-bapak/ ibu-ibu untuk membangun kembali organisasi advokat Indonesia sebagai satu wadah tunggal guna membangun peradaban hukum dan ikut serta dalam pembangunan hukum dan demokrasi Indonesia.

Atas kesadaran sendiri dan penuh keikhlasan para rekan-rekan advokat muda Indonesia bersama-sama dan Bersatu padu untuk mewujudkan kembalinya wadah tunggal organisasi advokat Indonesia apapun dan dimanapun serta kapanpun Kami tetap akan memperjuangkan wadah tunggal organisasi advokat Indonesia sesuai amanat konstitusi dan Undang-undang Advokat Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat.

Bahwa dalam memperjuangkan cita-cita organisasi advokat Indonesia kami menyadari bahwa kita semua harus melakukan pengorbanan dan menghilangkan ego dan kepentingan pribadi guna terwujudnya organisasi tunggal advokat Indonesia sebagai wadah kita bercengkerama bertukar pikiran beradu pemikiran-pemikiran guna membangun hukum dan demokrasi Indonesia apalagi selama ini organisasi organisasi advokat telah menunjukkan cita rasa penegakan hukum yang adil serta selama ini kita advokat u telah menunjukkan persatuan dan demokrasi tanpa membedakan suku agama ras dan antargolongan sehingga dapat menjadi contoh bagi masyarakat Indonesia dalam berdemokrasi.

Menindaklanjuti hasil pertemuan dan halal bihalal 2017 dengan para senior-senior dan pimpinan organisasi advokat serta rekan Advokat yang sebenarnya sudah ada itikad dan niat baik untuk kembali menyatukan organisasi Advokat. Berbagai koreksi dan evaluasi memang harus dilakukan terutama pada komitmen dan konsistensi organisasi advokat Indonesia dengan niat baik dan tulus untuk mewujudkan organisasi profesi advokat Indonesia secara tunggal sehingga menjadi kebanggaan advokat Indonesia dan masyarakat Indonesia. Apapun yang kita lakukan semuanya kembali kepada niat kita masing-masing dan biarlah Tuhan Yang Maha Esa yang akan menyaksikan perbuatan yang kita lakukan.

Demikianlah surat permohonan kami kepada para senior dan pimpinan organisasi advokat Indonesia semoga dalam waktu segera kita dapat melakukan rekonsiliasi nyata organisasi advokat Indonesia. Semoga Tuhan yang maha kuasa meridhai kita semua.

Hormat saya,

Ttd

Haruna Rahman SH, MH
081310533373

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here